Yenni Hartati's Blog & Shop

Cerita Untuk Anak

Posted on: May 18, 2009

Penulis : Vani Diana

Penulis : Vani Diana

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai – nilai kebaikan pada anak. Di antaranya adalah dengan bercerita. Semua jenis cerita, baik yang dinamakan dongeng, kisah, hikayat, dan lain – lain, sangat disukai oleh anak – anak. Bagi mereka, cerita menjadi salah satu hiburan yang menarik. Tak heran jika mereka akan menyimak dengan antusias suatu cerita yang sedang dibacakan. Atau mereka berkonsentrasi penuh saat membaca suatu cerita.

Bagi orang tua, yang lebih penting adalah suatu cerita yang bagus akan memberi dampak positif bagi diri anak. Melalui cerita, anak akan mendapat contoh sifat – sifat terpuji, seperti jujur, rendah hati, patuh pada orang tua, setia kawan, dan lain – lain. Ada banyak cerita yang dapat digunakan. Mulai dari dongeng sebelum tidur, hikayat seribu satu malam, hingga cerita rakyat Indonesia sendiri.

Bagi seorang muslim, cerita islami dapat menjadi pilihan utama. Di dalam Al – Qur’an dan hadits ternyata terdapat banyak cerita – cerita menarik. Misalnya tentang ashabul kahfi, nabi Musa as mencari ilmu, kisah keluarga nabi Ibrahim as, ashabul ukhdud, serta kisah nabi lainnya. Selain itu juga ada kisah – kisah tentang sahabat Rasul, pemimpin Islam, orang – orang sholeh terdahulu, dan lain – lain. Cerita – cerita islami ini, tidak hanya menghibur, tapi juga jauh dari kebohongan, dan dapat memperindah akhlaq dan memperkuat keimanan anak.  Mereka akan mengenal lebih jauh tentang Tuhan – nya. Mereka akan melihat indahnya akhlaq Rasul – Rasul Allah.

Selain cerita islami di atas, ada juga banyak cerita fiksi islami yang tidak kalah menarik. Cerita fiksi inipun juga baik bagi anak. Kelebihan cerita ini adalah konteks kekinian yang melatarbelakangi cerita. Sehingga dekat dengan kehidupan anak. Bahkan sekarang sudah banyak fiksi – fiksi islami yang ditulis oleh anak – anak. Hal ini dapat memicu anak – anak lain untuk mulai menulis cerita mereka sendiri. Kreativitas dalam diri anak akan muncul.

Ada banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari suatu cerita yang baik. Dan sebaliknya, cerita yang buruk (mengandung unsur kekerasan, pornografi, dan lain – lain) akan berakibat negatif bagi anak. So, orang tua harus selektif memilih cerita untuk anak. Dan juga harus mengawasi anak, agar mereka tidak membaca cerita – cerita yang tidak berkualitas.

Bingung mencari sumber cerita ? Datang aja ke sini

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Comments

raffi on Kapok Pake JNE
ulfi on Blus Jersey
Abdullaah on Kapok Pake JNE
marni on Pembalut Kain, Pembalut S…
mama_keenan on Kapok Pake JNE

Visitor Location

Blog Stats

  • 114,259 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: