Yenni Hartati's Blog & Shop

Menulis vs Kesibukan

Posted on: March 5, 2009

Apa kabar blog ku ? Hingga hari kelima bulan ini, belum ada juga tulisan yang nambah. Buka blog juga tidak sempat. Apalagi untuk memikirkan tulisan apa yang bisa dibuat. Sebenarnya sih ada ide, tapi nulisnya itu yang belum ada waktu. Inginnya nulis sesuatu yang berguna buat banyak orang. Jadi perlu cari referensi, dipikirkan dengan matang, dll. Buat penulis amatir seperti saya, hal itu butuh waktu cukup lama. So, mending curhat dulu kali ya….. Kan ga perlu cari referensi n ga perlu juga bahasa baku. Just, ngetik apa yang ada di otak.

Tanggal satu maret bertepatan dengan hari sabtu. Week end, yang mungkin buat banyak orang adalah hari yang ditunggu. Libur kerja, bisa berkumpul bersama keluarga. Tapi tidak buat ku. Hari libur sabtu minggu biasa di isi dengan acara – acara kepartaian. Capek, tapi senang.

Sabtu pagi ini dimulai dengan ketemu adik – adik binaan di kampus. Setelah itu ada pembekalan untuk para murobbi. Pulang ke rumah, makan siang, trus pergi mengaji. Ba’da ashar, ikut pelatihan saksi. Maghrib, baru nyampe di rumah lagi. Sholat, makan malam. Lalu bersama kader dekat rumah, singgah ke pak RT, Bu Haji Rohani dan Haji Tabrani utk izin (formalitas) tempat acara esok hari. Setelah itu, membagikan kupon sembako utk beberapa tetangga. Yapp, jam 9 malam baru tiba di rumah.

Hari minggu pagi dimulai dengan mempersiapkan pernak – pernik layanan kesehatan. Jam 9 acara bakti sosial PKS di RW 1 dimulai. Saya bertugas di posko kesehatan. Teman – teman ada yang sibuk menyiapkan sembako dan pakaian layak pakai yang mulai diserbu warga. Ada juga yang sibuk membagikan bubur kacang hijau. Acara bakti sosial ini dihadiri oleh Ir. Faridian Riadi, caleg DPRD DKI Jakarta. Kebetulan Pak Farid juga warga RW 1. Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias, hingga jam 12 siang acara belum selesai.Tapi saya harus segera pamit. Ada acara kumpul keluarga yang bertepatan dengan ulang tahun sepupu.

Tepat jam satu, saya dan suami segera meluncur di siang hari yang terik. Motor melaju cukup kencang. Mengejar waktu. Teringat untuk mencari kado dulu di suatu pusat perbelanjaan. Mencari kado ternyata tidak mudah. Pilih – pilih mana yang cocok. Belum lagi harus ngantri di kasir. Setelah itu, motor melaju lagi. Meneruskan setengah perjalanan. Matahari kian terik. Membakar ubun – ubun dan punggung tangan yang tak terlindung. Panas matahari yang terpantul aspal bercampur dengan panas dari mesin – mesin kendaraan, membuat peluh kian bercucuran. Sementara itu, perut keroncongan yang sejak pagi belum diisi makanan makin meronta. Kerongkongan yang kering juga menanti sejuknya air. Ya Allah, nikmatnya siang ini.

Akhirnya jam 2 tepat sampai juga di rumah tante. Acara sudah lama dimulai. Keluarga sudah berkumpul semua. Tanpa ba bi bu, saya dan suami segera menyerbu tumpeng besar yang tinggal setengah. Alhamdulillah, akhirnya perutku tenang lah sudah.

Ba’da Ashar, kami harus meluncur lagi ke arah Depok. Ada acara konsolidasi kader. Sepuluh menit sebelum maghrib acara baru selesai. Akhirnya, malam ini bisa beristirahat.

Hari senin pun tiba. Pekerjaan rutin sudah menanti. Hari ini saya harus menyiapkan beberapa dokumen utk registrasi obat keesokan hari. Sorenya saya mengajar privat di rumah saudara. Mengajar 3 orang anak bergiliran. Jam 9.30 malam baru tiba di rumah. Istirahat sebentar, lalu merapikan dokumen yang harus dibawa besok. Saya masukan empat bundel dokumen yang cukup tebal ke dalam tas. Tak lupa juga beberapa disket, alat tulis, staples, dan klip kecil. Hampir tengah malam semuanya baru kelar.

Hari selasa, tak terasa telah datang. Pagi – pagi, tanpa sempat sarapan, saya segera meluncur ke ragunan. Saya titipkan BMW (beat merah warnanya :D) saya di sana. Saya pun melanjutkan sisa perjalanan dengan busway. Setelah hampir 2 jam, tibalah saya di BPOM RI. Loket baru saja dibuka. Segera saya ambil nomor antrian. Alhamdulillah dapat nomor 7. Saya menunggu panggilan petugas loket sambil sarapan biskuit dan air putih yang saya bawa dari rumah. Ternyata, beberapa perusahaan obat yang mengambil nomor di atas saya sedang ada kesibukan di loket lain. Hingga tak sampai setengah jam, tibalah giliran saya. Saya serahkan dokumen ke petugas loket. Ternyata rancangan kemasan harus saya fotokopi lagi. Saya segera ke tempat fotokopi dengan setengah berlari. Hanya dalam beberapa menit, saya tiba lagi di loket pendaftaran obat. Sesampai di sana petugas sedang tidak ada. Saya tunggu, berdiri di depan loket. Tak lama petugas pun datang. Dia mengatakan bahwa dokumen saya masih ada yang kurang, jadi berkas tidak dapat diterima. What?? Jadi, saya harus membawa pulang lagi dokumen yang berat itu? Ini yang kedua kalinya. Satu  minggu yang lalu saya telah membawa dokumen yang sama ke petugas loket. Kebetulan petugas yang dulu lain dengan petugas yang jaga sekarang. Petugas yang dulu tidak meminta perlunya laporan validasi proses. Tapi yang sekarang koq minta ya? Coba kalau petugas yang dulu lebih teliti. Kan, saya jadi tidak perlu bolak -balik tanpa hasil seperti ini. Yah….begitulah suka dukanya berurusan dengan Badan POM.

Tak terasa empat hari yang sibuk telah berlalu. Senangnya bisa membuat tulisan lagi di blogku. Benarlah kata Rasulullah bahwa kita harus sangat memanfaatkan 5 hal sebelum datang 5 hal. Masa muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, sehat sebelum sakit, waktu luang sebelum sempit/sibuk, hidup sebelum mati.

Semoga kelima hal tersebut senantiasa di isi dengan hal – hal yang bermanfaat. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Comments

septia susetyo on Kapok Pake JNE
Panca on Kapok Pake JNE
privat name on Kapok Pake JNE
Erlina on Kapok Pake JNE
Erlina on Kapok Pake JNE

Visitor Location

Blog Stats

  • 184,978 hits
%d bloggers like this: